Penyebab Penyakit Asam Urat dan Pencegahannya

Penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit yang sering diderita oleh masyarakat, terutama orang dewasa berumur 30 tahunan. Banyak orang menganggap bahwa penyakit ini termasuk penyakit ringan. Namun jangan sampai Anda menganggap remeh penyakit ini, karena penyakit asam urat ini merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai.

Penyakit Asam Urat

Jika penyakit asam urat sudah meradang pada tubuh Anda, maka tubuh Anda akan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Jadi, artikel ini akan membahas informasi yang terkait dengan penyakit asam urat, baik itu pengertian, penyebab, dan pencegahannya.

Apa itu Asam urat?

Asam urat merupakan penyakit dari penumpukan sisa metabolisme dari sisa makanan yang kita konsumsi sehari-hari dan tidak boleh berlebih. Asam urat memiliki bentuk Kristal yang merupakan salah satu senyawa basa organik penyusun asam nukleat dan termasuk dalam kelompok asam amino. Bentuk kristal-kristal tersebut merupakan hasil akhir dari metabolisme purin.

Purin sendiri merupakan zat yang berasal dari tubuh makhluk hidup yang didapat setiap bahan makanan. Dengan kata lain, kita memakan makhluk hidup yang mengandung zat purin, lalu karena memakan makanan tersebut, akhirnya zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Sayur-sayuran dan buah-buahan juga mengandung purin. Hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu juga menghasilkan purin.

Macam-macam penyakit asam urat

Banyak yang tidak mengetahui bahwa penyakit asam urat itu bermacam-macam Berikut macam penyakit asam urat dan penjelasannya.

Penyakit gout primer. Penyakit ini 99 % penyebabnya belum diketahui. Banyak yang beranggapan bahwa berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena kombinasi faktor genetik dan faktor hormonal menyebabkan gangguan metabolisme.

Penyakit gout sekunder. Penyakit ini disebabkan antara lain

  • meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi
  • penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia)
  • obat-obatan (alkohol, obat-obat kanker, vitamin B12)
  • obesitas (kegemukan)
  • penyakit kulit (psoriasis)
  • kadar trigliserida yang tinggi.

Siapa saja yang mengalami penyakit asam urat?

Penyakit asam urat dapat dialami sekitar 1 dari 200 orang dewasa, tanpa memandang usia dan jenis kelamin, serta kondisi ini dapat memengaruhi semua orang tetapi pria lebih mungkin mengalaminya daripada wanita.

  • Laki-laki biasanya terjadi pada kelompok usia 30-50,
  • Perempuan biasanya terjadi pada mereka yang telah mengalami menopause.
  • Usia remaja dan anak-anak sangat jarang mengalami penyakit ini.

Bagian apa yang biasanya terkena penyakit asam urat?

Semua sendi di tubuh beresiko terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah jempol kaki, tetapi penyakit ini juga dapat memengaruhi sendi lain di kaki, seperti telapak kaki, lutut, dan pergelangan kaki. Asam urat juga kadang terjadi di lengan, siku, tangan, dan pergelangan tangan. Tulang belakang juga bisa terkena namun jarang terjadi.

Apa penyebab penyakit asam urat terjadi?

Seperti yang Anda baca sebelumnya, penyebab asam urat adalah kadar asam urat yang berlebihan dan terlalu banyak di dalam tubuh. Untuk dalam keadaan normal, zat asam urat ini akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin dan tinja.

Kemudian, apa yang menyebabkan asam urat di dalam tubuh terlalu tinggi? Terlalu sering dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin, menyebabkan asam urat terlampau tinggi. Ketika Anda mengonsumsi bahan makanan yang mengandung purin, maka secara otomatis tubuh Anda akan mengolahnya menjadi zat asam urat. Oleh karena itu, semakin banyak Anda mengonsumsi makanan yang mengandung purin, semakin tinggi risiko Anda untuk mengalami asam urat.

Selain dari segi bahan makanan yang dikonsumsi, juga terdapat penyebab lain yang dapat mengakibatkan terjadinya penyakit asam urat. Berikut penyebab-penyebabnya.

  • Malas berolahraga. Olahraga sangat dibutuhkan untuk mengontrol kesehatan tubuh. Ketika malas berolahraga, namun makan makanan yang tidak terkontrol dan tidak sehat maka muncul obesitas.
  • Riwayat penyakit. Akibat penyakit yang pernah diderita namun tidak sembuh total tidak sembuh seperti jantung, penyakit ginjal, stroke, dan batu ginjal.
  • Sensitif terhadap efek samping obat. Sensitif terhadap obat-obat tertentu seperti obat jantung, anti hipertensi, ginjal, dan organ lainnya.
  • Usia. Biasanya laki-laki terjadi pada usia 30-50 tahun, sedangkan untuk wanita biasanya saat masuk usia menopause.
  • Jenis kelamin. Pria memiliki resiko yang lebih besar untuk mengalami penyakit asam urat jika dibandingkan dengan wanita. Kadar asam urat yang ada di dalam tubuh pria akan meningkat selama masa puber, sedangkan wanita, hormon esterogen yang ada di dalam tubuh wanita dapat menurunkan kadar asam urat dan melancarkan pembuangannya melalui ginjal.
  • Diet. Diet juga dapat menyebabkan penyakit asam urat dikarenakan makanan yang dikonsumsi saat diet kebanyakan memiliki kandungan zat purin yang tinggi seperti : daging merah, jeroan (hati, ginjal), ikan kalengan, teri, ikan haring, asparagus, kembang kol, kacang, dan jamur sehingga dapat mengembangkan resiko terkena penyakit asam urat.
  • Konsumsi minuman yang terlalu manis. Pada suatu penelitian mengatakan bahwa minuman ringan yang terlalu manis (mengandung fruktosa tinggi) dapat meningkatkan risiko terkena penyakit asam urat.

Gejala Penyakit Asam Urat

Bagaimana gejala penyakit asam urat?

Seperti yang Anda ketahui, dalam beberapa kasus penyakit asam urat pada awalnya tidak menunjukkan gejala apapun. Pada keadaan sudah mengalami kondisi yang akut atau bahkan kronis, gejala asam urat biasanya baru muncul dan penderita baru merasakan gejala tersebut. Berikut gejala-gejala yang dapat Anda ketahui untuk mengenali penyakit asam urat terjadi.

  • Sendi terasa nyeri berulang kali.
  • Sendi bengkak, kemerahan dan lunak
  • Merasakan panas di sekitar sendi
  • Kesakitan ketika menggerakkan sendi (Kejadian yang cukup parah)
  • Gejala asam urat biasanya sering terjadi di tengah malam secara tiba-tiba dan tidak dapat diprediksi.
  • Gejala asam urat sebagian besar hanya terjadi dalam beberapa jam selama 1-2 hari.
  • Nyeri pada sendi yang terjadi dalam waktu berminggu-minggu. (Jika Anda mengalami gejala ini, maka penyakit asam urat yang Anda derita cukup parah.)
  • Gejala nyeri dalam kurun waktu 6-12 bulan dalam intensitas yang berbeda tiap harinya. Jika Anda mengalami gejala ini, maka penyakit asam urat yang Anda derita cukup parah dan lebih baik segera periksakan diri ke dokter.

Bagaimana cara mencegahnya?

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitulah slogan yang biasa kita dengar, namun sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Berikut ini cara sederhana untuk mencegah penyakit asam urat.

Rajin olahraga.

Rajin berolahraga sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh. Dengan berolahraga sejak dini, yaitu ketika masih muda maka tulang dan sendi akan kuat, ketika tulang dan sendi kuat maka persendian tidak akan mudah nyeri.

Konsumsi buah ber-antioksidan tinggi.

Tidak hanya dengan berolahraga saja, tetapi juga harus di imbangi dengan pola makan sehat seperti memakan buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi. Selain itu, buah strawberry dan buah ceri juga bisa membantu menurunkan asam urat tinggi dalam tubuh.

Mengurangi makanan yang mengandung purin tinggi. 

Membatasi konsumsi makanan yang tinggi purin, juga dapat mencegah terkena penyakit asam urat. Contoh makanan yang mengandung purin tinggi seperti jenis daging, jeroan, makanan cepat saji, dan lainnya.

Konsumsi makanan yang rendah lemak.

Mengonsumsi makanan yang rendah lemak juga dapat membantu mencegah resiko terkena penyakit asam urat. Mengonsumsi makanan yang menganduk lemak tinggi, bisa menyebabkan obesitas, sedangkan obesitas merupakan salah satu faktor penyebab penyakit asam urat.

Mengonsumsi makanan ber-karbohidrat kompleks.

Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti biji gandum utuh, ubi-ubian dan nasi merah dapat membantu mencegah resiko terkena penyakit asam urat. Tidak hanya dapat mencegah, tetapi juga dapat membantu menurunkan asam urat tinggi.

Itulah beberapa informasi mengenai penyakit asam urat dan pencegahannya. Semoga bermanfaat dan stay healthy.

 

Leave a Reply